Popular Post

Tampilkan postingan dengan label Health. Tampilkan semua postingan

Badan `Melebar` Setelah Lebaran? Coba 5 Aplikasi Diet Ini

By : Unknown
Lima (5) aplikasi ini mampu bantu Anda menurunkan berat badan setelah `melebar` di hari Lebaran
Kalap. Itulah kata yang sangat identik bagi Anda yang tidak bisa mengontrol diri ketika hendak memakan semua jenis makanan dalam kurun waktu yang begitu singkat pada momen Lebaran.

Tak heran, banyak orang yang mengalami peningkatan berat badan setelah beberapa hari Lebaran berlalu lantaran mengkonsumsi makanan dengan lemak dan kalori berlebih.

Sebenarnya, jika bisa dikontrol dengan baik, maka kenaikan berat badan tidak akan terjadi. Namun, jika sudah terlanjur terjadi, mau bagaimana lagi?

Inilah 5 Aplikasi nya :

Noom Coach
1. Noom Coach: Weight Loss
Noom Coach: Weight Loss adalah aplikasi besutan Noom Inc, yang banyak menciptakan aplikasi untuk menjaga berat badan secara ideal.

Aplikasi ini memiliki berbagai fitur untuk mengetahui jumlah kalori dalam tiap makanan (tentunya beragam jenis makanan sudah terdapat di dalam daftar), mengukur banyak langkah per harinya, dan menyusun target penurunan berat badan pengguna.

Tampilan interface-nya sangat sederhana dan bebas dari iklan. Selain itu, beragam jenis makanan yang terdapat di dalamnya dapat membuat Anda mudah menghitung kalori yang masuk, baik saat sarapan, makan siang, makan malam, maupun camilan di tengah waktu makan.

Aplikasi ini bisa dibilang menjadi sebuah jurnal makanan Anda agar Anda dapat mengontrol asupan makanan secara terperinci. Noom Couch tersedia di App Store dan Google Play Store secara gratis.

Calorie Counter
2. Calorie Counter – MyFitness PalAplikasi ini sangat sederhana dan mudah digunakan. Calorie Counter memiliki daftar menu makanan beserta kalori yang cukup lengkap, sehingga penggunanya bisa mengetahui total kalori dalam asupan makanan sehari-hari.

Selain itu, terdapat pula sekitar 350 gerakan fitness untuk mempercepat proses penurunan berat badan yang patut dicoba. Anda juga dapat menyusun target berat badan ideal yang diinginkan melalui aplikasi ini.

Fitur lainnya yang hadir adalah menampilkan teman yang juga sedang berada dalam program diet, sehingga akan lebih memotivasi Anda untuk menurunkan berat badan. Anda bisa mengunduh Calorie Counter secara gratis di App Store dan Google Play Store.

Lose It
3. Lose It!Lose It! memiliki berbagai fitur yang bisa membantu Anda untuk meraih berat badan yang diinginkan. Di antaranya ada database makanan dan aktivitas yang telah dilakukan, resep makanan sehat, dan memeriksa kecukupan nutrisi. Selain itu, Lose It! juga bisa digunakan tanpa koneksi internet.

Layaknya jurnal makanan yang dikonsumsi sehari-hari, aplikasi ini mengelompokkan apa yang dikonsumsi dan dilakukan. Terdapat grafik perkembangan target yang Anda tentukan dan juga fitur Friends untuk melihat perkembangan teman Anda yang juga menggunakan aplikasi ini.

Lose It! bisa didapatkan secara gratis di App Store dan Google Play Store.

Fooducate Healthy Weight Loss
4. Fooducate Healthy Weight LossAnda memiliki kesulitan memilih makanan yang akan dikonsumsi ketika berbelanja? aplikasi ini tentu jawabannya. Lewat aplikasi ini, Anda dapat men-scan setiap kemasan makanan dan memutuskan mana yang cocok diambil untuk membuat diet berhasil.

Dengan ini, Anda lebih cermat dan teredukasi untuk memilih makanan yang siap diasup saat diet. Sama dengan aplikasi diet lainnya, Fooducate juga dapat melacak total kalori yang dikonsumsi dan kegiatan olahraga harian yang dilaksanakan.

Anda bahkan juga dapat melihat perkembangan diet dengan fitur grafik waktu yang telah ditentukan sebelumnya. Aplikasi ini tersedia secara gratis untuk iOS dan Android.

Healthy Recipe
5. Healthy Recipes – By SparkRecipesJika Anda tetap ingin mengkonsumsi makanan enak selama melaksanakan diet, maka Anda bisa menggunakan panduan dari aplikasi ini.

Aplikasi yang digarap oleh Spark People Inc ini menyediakan berbagai resep masakan yang dapat menjadi menu Anda selama melaksanakan program penurunan berat badan.

Setiap resep yang ada di aplikasi ini dilengkapi dengan total kalori, lama waktu memasak yang dibutuhkan, dan Anda pun dapat menyimpannya ke dalam halaman Favorites.
Tag : , ,

Vitamin C related to reduced risk of cardiovascular disease, early death

By : Unknown

New research from the University of Copenhagen and Herlev and Gentofte Hospital shows that high vitamin C concentrations in the blood from the intake of fruit and vegetables are associated with a reduced risk of cardiovascular disease and early death.
The study, which has just been published in the well known American Journal of Clinical Nutrition, is based on the Copenhagen General Population Study.
As part of the study, the researchers had access to data about 100,000 Danes and their intake of fruit and vegetables as well as their DNA. "We can see that those with the highest intake of fruit and vegetables have a 15% lower risk of developing cardiovascular disease and a 20% lower risk of early death compared with those who very rarely eat fruit and vegetables. At the same time, we can see that the reduced risk is related to high vitamin C concentrations in the blood from the fruit and vegetables," says Camilla Kobylecki, a medical doctor and PhD student at the Department of Clinical Biochemistry, Herlev and Gentofte Hospital.
Vitamin C from food rather than supplements
Among other things, vitamin C helps build connective tissue which supports and connects different types of tissues and organs in the body. Vitamin C is also a potent antioxidant which protects cells and biological molecules from the damage which causes many diseases, including cardiovascular disease. The human body is not able to produce vitamin C, which means that we must get the vitamin from our diet.
"We know that fruit and vegetables are healthy, but now our research is pinpointing more precisely why this is so. Eating a lot of fruit and vegetables is a natural way of increasing vitamin C blood levels, which in the long term may contribute to reducing the risk of cardiovascular disease and early death. You can get vitamin C supplements, but it is a good idea to get your vitamin C by eating a healthy diet, which will at the same time help you to develop a healthier lifestyle in the long term, for the general benefit of your health," says Boerge Nordestgaard, a clinical professor at the Faculty of Health and Medical Sciences, University of Copenhagen, and a consultant at Herlev and Gentofte Hospital.
The researchers are now continuing their work to determine which other factors, combined with vitamin C, have an impact on cardiovascular disease and death.

Story Source:
The above post is reprinted from materials provided by University of Copenhagen The Faculty of Health and Medical Sciences. Note: Materials may be edited for content and length.
Tag : , ,

Puasa Jadi Sarana Penyembuhan Diri

By : Unknown
Penyembuhan tidak terjadi begitu saja, namun membutuhkan ketekunan dedikasi dan disiplin. Delapan prinsip tasawuf adalah kunci maju menuju tingkat yang lebih baik, lebih halus.

Kedelapan prinsip ini dibahas dalam buku Seni Penyembuhan Sufi, karangan Linda O' Riordan, R. N. Berikut ulasannya:

1. Zikr (mengingat)

Ingat pada Tuhan, Zikir bertujuan mendekatkan diri pada Tuhan melalui doa dan melantunkan lafaz-lafaz zikir. Zikir adalah proses pemurnian hati, pembersihan dan pelepasan.
Zikir orang-orang terpilih bertujuan meleburkan saksi (syahid) kepada yang disaksikan (Masyhud), disolusi seseorang kepada yang dicintai.

2. Fikr (berpikir, meditasi)

Berada dalam keadaan bertanya-tanya. Berpikir melibatkan praktik penghentian apa yang sedang dikerjakan dan sebagai gantinya memusatkan perhatian ke dalam diri dengan konsentrasi pada satu titik. Berpikir adalah keadaan sadar tanpa harapan atau kegiatan mental, sebuah perjalanan dari dunia eksternal menuju esensi diri.

3. Sahr (bangkit)

Membangkitkan jiwa dan tubuh. Suatu proses mengembangkan kesadaran mata dan telinga, proses mendengarkan hati dan proses meraih akses menuju potensi diri yang tersembunyi. Bila kita bangkit, kita betul-betul menyadari misi kita dalam hidup ini, takdir kita dan kemampuan untuk terus memberi kontribusi pada proses evolusi.

4. Ju'i (merasa lapar)

Merasakan lapar hati dan pikiran untuk bertahan mencari dan mendapatkan kebenaran. Proses ini melibatkan hasrat dan keinginan mendalam untuk tetap tabah dan sabar mencari jati sejati kita.

5. Shumt (menikmati keheningan)

Berhenti berpikir dan mengatakan hal yang tidak perlu. Ini adalah proses menenangkan lidah dan otak, juga beralih dari godaan eksternal menuju Ilahi. 

6. Shawn (puasa)

Memuasakan tubuh dan pikiran. Proses ini termasuk puasa fisik, juga melepaskan diri dari hasrat dan keinginan otak serta persepsi indera eksternal. Proses ini adalah proses pembersihan dan regenerasi pada semua tingkat.

7. Khalwat (bersunyi sendiri)

Berdoa dalam kesunyian baik secara eksternal maupun internal, dan melepaskan diri. Seseorang dapat tetap lekat dengan orang lain saat sendiri atau bersunyi di tengah orang banyak.

8. Khidmat (melayani)

menyatu dalam kebenaran pemimpin dan menyatu dalam kebenaran eksistensi, Tuhan. Seseorang menemukan jalan jiwa untuk pelayanan dan pertumbuhan pribadi.
Tag : ,

- Copyright © Sharing All of The World - Date A Live - Powered by Blogger - Designed Editing by Sandra Utama Putra - and Supported by Dila Yolanda -